Overthinking & capek mental
Gampang kebawa emosi, habis itu nyesel. Gimana nahannya?
Intinya
Marah itu manusiawi; yang dilatih adalah mengendalikannya. Al-Qur'an memuji orang yang mengendalikan kemurkaannya dan memaafkan, juga yang membalas keburukan dengan cara yang lebih baik.
Dalilnya
…orang-orang yang mengendalikan kemurkaannya, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain.
Āli 'Imrān/3: 134
…Tolaklah (kejahatan) dengan perilaku yang lebih baik sehingga orang yang ada permusuhan denganmu serta-merta menjadi seperti teman yang sangat setia.
Fuṣṣilat/41: 34
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa orang kuat bukan yang menang gulat, tetapi yang bisa menguasai dirinya saat marah (HR. al-Bukhari no. 6114; Muslim no. 2609). Saat emosi naik, beliau mengajarkan membaca a'udzu billahi minasy syaithanir rajim (HR. Muslim no. 2610), dan kalau sedang berdiri, duduklah; kalau belum reda, berbaringlah (HR. Abu Dawud no. 4782).
Langkah kecil hari ini
Siapkan satu jurus darurat: begitu mulai panas, diam dulu, baca ta'awudz, lalu duduk. Praktikkan di momen kesal berikutnya.
Tim MeetNgaji merekomendasikan belajar langsung dari ustadz terpercaya di sekitarmu.
Rujukan: Terjemah Kemenag (Edisi Penyempurnaan 2019); hadis: Shahih al-Bukhari no. 6114, Shahih Muslim no. 2609 dan 2610, Sunan Abu Dawud no. 4782.