Lewati ke isi

Panduan salat

Panduan salat untuk pemula

Dari takbir sampai salam, pelan-pelan. Lihat gerakannya, baca latinnya, pahami artinya.

Lihat urutannya dulu

Contoh salat dua rakaat, seperti Subuh. Tekan Putar, atau maju satu per satu.

1 dari 18Berdiri menghadap kiblat

Kenapa harus tenang?

Rasulullah ﷺ pernah melihat seseorang salat terburu-buru, lalu menyuruhnya mengulang sampai tiga kali. Saat orang itu minta diajari, beliau menjelaskan: bertakbir, membaca yang mudah dari Al-Qur'an, lalu rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk, masing-masing sampai tenang (tuma'ninah) (HR. al-Bukhari no. 757).

Kaidahnya, kalau dalilnya cuma satu, caranya cuma satu. Kalau dalilnya beragam, semuanya boleh: pilih yang paling mudah buatmu, dan hormati teman yang memilih cara lain.

Sebelum mulai

Belum yakin cara wudu? Buka panduan wudu

Nggak ada air atau lagi sakit? Buka panduan tayamum

Jumlah rakaat salat wajib

Urutan singkat

  1. Takbiratul ihram: Angkat kedua tangan, ucapkan "Allaahu akbar".
  2. Bersedekap dan doa iftitah: Tangan kanan di atas tangan kiri di dada, lalu baca doa pembuka.
  3. Al-Fatihah dan bacaan Al-Qur'an: Baca Al-Fatihah, lalu satu surah pendek.
  4. Rukuk: Membungkuk, tangan di lutut, punggung lurus.
  5. I'tidal: Bangkit sampai berdiri tegak lagi.
  6. Sujud: Dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari kaki menempel di lantai.
  7. Duduk di antara dua sujud: Duduk sebentar di atas kaki kiri, lalu sujud sekali lagi.
  8. Tasyahud: Duduk di rakaat kedua dan terakhir, baca tasyahud, telunjuk kanan diangkat.
  9. Salam: Menoleh ke kanan lalu ke kiri sambil mengucapkan salam.

Langkah 1

Takbiratul ihram

Angkat kedua tangan, ucapkan "Allaahu akbar".

Bacaan

اللَّهُ أَكْبَرُ

Allaahu akbar

Allah Maha Besar

Teks Arab: HR. Abu Dawud no. 857

Dalil gerakan dan posisinya

كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ

Beliau mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua bahunya ketika memulai salat.

HR. al-Bukhari no. 735, dari Ibnu Umar

كَانَ إِذَا كَبَّرَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا أُذُنَيْهِ

Apabila bertakbir, beliau mengangkat kedua tangan sampai sejajar dengan kedua telinganya.

HR. Muslim no. 391, dari Malik bin al-Huwairits

حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا فُرُوعَ أُذُنَيْهِ

…sampai beliau menyejajarkan keduanya dengan ujung atas kedua telinganya.

HR. Muslim no. 391, riwayat Qatadah dari Malik bin al-Huwairits

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ فِي الصَّلاَةِ رَفَعَ يَدَيْهِ مَدًّا

Apabila memulai salat, Rasulullah ﷺ mengangkat kedua tangannya lurus terbuka.

HR. Abu Dawud no. 753, dari Abu Hurairah

Makna dan hikmahnya

  • Allaahu akbar: Allah lebih besar dari semua urusanmu. Begitu takbir, tinggalkan dulu semua yang tidak berkaitan dengan salat.
  • Rasulullah ﷺ berpesan agar salat seperti salat perpisahan, seakan inilah terakhir kali kita menghadap Allah.

Ada beda pendapatTentang tinggi tangan ada dua riwayat sahih: sejajar bahu, dan sejajar telinga sampai ujung atasnya. Ulama mengamalkan keduanya; Imam asy-Syafi'i memadukannya: telapak sejajar bahu, ibu jari sejajar cuping telinga, ujung jari sejajar ujung atas telinga. Hadis tidak merinci jalurnya, apakah tangan diangkat lewat depan atau samping; yang disebut posisi akhirnya dan tangan diangkat lurus terbuka. Peragaan 3D mengangkatnya dengan wajar dari depan badan.

Kajian lengkapnya

[Serial Fiqh Eps 12] Praktek TakbirTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 2

Bersedekap dan doa iftitah

Tangan kanan di atas tangan kiri di dada, lalu baca doa pembuka.

Bacaan

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً

Allaahu akbar kabiiraa, walhamdu lillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, dan Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang

Teks Arab: HR. Muslim no. 601

Pilihan bacaan lain (2)

Semuanya dari Rasulullah ﷺ. Pakai yang paling mudah buatmu.

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Allaahumma baa'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghrib. Allaahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas. Allaahummaghsil khathaayaaya bil maa'i wats tsalji wal barad

Ya Allah, jauhkan aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan timur dan barat. Ya Allah, bersihkan aku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana kain putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju, dan embun.

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 744

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan wa maa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariika lahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin

Aku hadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi, dengan lurus, dan aku bukan termasuk orang musyrik. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan itulah aku diperintah, dan aku termasuk orang yang berserah diri.

Teks Arab: HR. Muslim no. 771 (bagian awal)

Makna dan hikmahnya

  • Tangan diletakkan di dada, tempat qalbu: seperti menjaga hati supaya tidak digoyahkan rasa was-was selama salat.
  • Doa iftitah membuka sekat yang menghalangi doa kita, termasuk kesalahan kepada orang lain yang belum kita selesaikan. Wajjahtu adalah janji untuk menjadi muslim yang lebih baik selepas salat.

Ada beda pendapatLetak tangan bersedekap ada beberapa pendapat ulama: di dada, di atas pusar, atau di bawah pusar. Peragaan di halaman ini memakai yang di dada.

Kajian lengkapnya

[Serial Fiqh Eps 13] Cara dan Hikmah Bersedekap dalam SholatTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 3

Al-Fatihah dan bacaan Al-Qur'an

Baca Al-Fatihah, lalu satu surah pendek.

Teks Al-Fatihah lengkap dengan latin dan terjemahnya dibuka di Qur'an Kemenag, mushaf yang sudah ditashih.

Baca Al-Fatihah di Qur'an Kemenag

Makna dan hikmahnya

  • Al-Fatihah adalah pembuka sekaligus inti bacaan salat, dan termasuk rukun di setiap rakaat.
  • Salat yang dipahami bacaannya lebih mudah khusyuk. Pelajari arti Al-Fatihah sedikit demi sedikit.

Kajian lengkapnya

[Serial Fiqh Eps 14] Al-Fathihah dan Terkabulnya Do'aTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 4

Rukuk

Membungkuk, tangan di lutut, punggung lurus.

Bacaan

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ

Subhaana rabbiyal 'azhiim

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung

Teks Arab: HR. Muslim no. 772

Pilihan bacaan lain (2)

Semuanya dari Rasulullah ﷺ. Pakai yang paling mudah buatmu.

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal 'azhiimi wa bihamdih

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya

Teks Arab: HR. Abu Dawud no. 870

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdika, allaahummaghfir lii

Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami, dan dengan memuji-Mu. Ya Allah, ampunilah aku.

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 794

Dalil gerakan dan posisinya

وَإِذَا كَبَّرَ لِلرُّكُوعِ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ رَفَعَهُمَا كَذَلِكَ أَيْضًا

Dan apabila bertakbir untuk rukuk, serta apabila mengangkat kepala dari rukuk, beliau mengangkat kedua tangannya seperti itu juga.

HR. al-Bukhari no. 735, dari Ibnu Umar

أَلاَ أُصَلِّي بِكُمْ صَلاَةَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَصَلَّى فَلَمْ يَرْفَعْ يَدَيْهِ إِلاَّ فِي أَوَّلِ مَرَّةٍ

Maukah aku salat bersama kalian seperti salat Rasulullah ﷺ? Lalu ia salat dan tidak mengangkat kedua tangannya kecuali pada takbir pertama.

HR. at-Tirmidzi no. 257, dari Abdullah bin Mas'ud; at-Tirmidzi menilainya hasan

Makna dan hikmahnya

  • Rukuk adalah merendahkan diri. Rumusnya: yang merendah di hadapan Allah akan diangkat, yang meninggikan diri akan direndahkan.
  • Rukuk dengan punggung lurus dan tenang membuat badan terasa nyaman. Itu sebabnya Rasulullah ﷺ meminta kita tenang dulu, baru membaca doa.

Ada beda pendapatMengangkat tangan saat akan rukuk dan saat bangkit dari rukuk dicontohkan dalam hadis Ibnu Umar, dan diamalkan mazhab Syafi'i dan Hanbali. Mazhab Hanafi, juga pendapat yang masyhur dalam mazhab Maliki, berpegang pada riwayat Ibnu Mas'ud yang hanya mengangkat tangan di takbir pertama. Keduanya bisa dipilih di peragaan 3D.

Kajian lengkapnya

[Kajian Musawarah] Fiqh Sholat | Cara, Makna dan Rahasia Ruku dalam SholatTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 5

I'tidal

Bangkit sampai berdiri tegak lagi.

Bacaan

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Sami'allaahu liman hamidah

Allah mendengar orang yang memuji-Nya

Teks Arab: HR. Muslim no. 772

Pilihan bacaan lain (6)

Semuanya dari Rasulullah ﷺ. Pakai yang paling mudah buatmu.

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ

Rabbanaa lakal hamd

Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 722

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Rabbanaa wa lakal hamd

Wahai Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 735

اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ

Allaahumma rabbanaa lakal hamd

Ya Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 796

اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Allaahumma rabbanaa wa lakal hamd

Ya Allah, Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 795

رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

Rabbanaa wa lakal hamdu, hamdan katsiiran thayyiban mubaarakan fiih

Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 799

اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الأَرْضِ وَمِلْءَ مَا بَيْنَهُمَا وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

Allaahumma rabbanaa lakal hamdu mil'as samaawaati wa mil'al ardhi wa mil'a maa bainahumaa wa mil'a maa syi'ta min syai'in ba'du

Ya Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apa yang ada di antara keduanya, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu

Teks Arab: HR. Muslim no. 771

Dalil gerakan dan posisinya

فَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ اسْتَوَى حَتَّى يَعُودَ كُلُّ فَقَارٍ مَكَانَهُ

Apabila mengangkat kepala (dari rukuk), beliau berdiri lurus sampai setiap ruas tulang punggung kembali ke tempatnya.

HR. al-Bukhari no. 828, dari Abu Humaid as-Sa'idi

كَانَ النَّاسُ يُؤْمَرُونَ أَنْ يَضَعَ الرَّجُلُ الْيَدَ الْيُمْنَى عَلَى ذِرَاعِهِ الْيُسْرَى فِي الصَّلاَةِ

Orang-orang diperintahkan agar meletakkan tangan kanan di atas lengan bawah kiri dalam salat.

HR. al-Bukhari no. 740, dari Sahl bin Sa'd

Makna dan hikmahnya

  • Setelah merendah saat rukuk, kita diangkat dalam keadaan seimbang. Sami'allaahu liman hamidah: Allah pasti mendengar orang yang memuji-Nya.
  • Kata Rabbanaa memakai nama Allah sebagai Rabb, Yang memelihara dan memenuhi kebutuhan kita. Pujian di i'tidal sampai diperebutkan para malaikat untuk dicatat (HR. al-Bukhari no. 799).

Ada beda pendapatPosisi tangan saat i'tidal: kebanyakan ulama membiarkannya lurus di samping, berdasarkan hadis Abu Humaid. Sebagian ulama bersedekap lagi, berdasarkan perintah meletakkan tangan kanan di atas lengan kiri dalam salat; Imam Ahmad membolehkan memilih. Mengangkat tangan saat bangkit dari rukuk: lihat catatan di langkah rukuk. Semuanya bisa dipilih di peragaan 3D.

Kajian lengkapnya

[Kajian Musawarah] Fiqih Sholat: Bab I'tidalTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 6

Sujud

Dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari kaki menempel di lantai.

Bacaan

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى

Subhaana rabbiyal a'laa

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi

Teks Arab: HR. Muslim no. 772

Pilihan bacaan lain (2)

Semuanya dari Rasulullah ﷺ. Pakai yang paling mudah buatmu.

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdih

Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya

Teks Arab: HR. Abu Dawud no. 870

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdika, allaahummaghfir lii

Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami, dan dengan memuji-Mu. Ya Allah, ampunilah aku.

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 794

Dalil gerakan dan posisinya

فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَ يَدَيْهِ غَيْرَ مُفْتَرِشٍ وَلاَ قَابِضِهِمَا، وَاسْتَقْبَلَ بِأَطْرَافِ أَصَابِعِ رِجْلَيْهِ الْقِبْلَةَ

Apabila sujud, beliau meletakkan kedua tangannya tanpa menghamparkan lengan dan tanpa menggenggam, dan menghadapkan ujung jari kedua kakinya ke kiblat.

HR. al-Bukhari no. 828, dari Abu Humaid as-Sa'idi

إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ

Apabila engkau sujud, letakkan kedua telapak tanganmu dan angkatlah kedua sikumu.

HR. Muslim no. 494, dari al-Bara' bin Azib

اعْتَدِلُوا فِي السُّجُودِ، وَلاَ يَبْسُطْ أَحَدُكُمْ ذِرَاعَيْهِ انْبِسَاطَ الْكَلْبِ

Bersujudlah dengan seimbang, dan janganlah salah seorang dari kalian menghamparkan kedua lengannya seperti anjing menghamparkan lengannya.

HR. al-Bukhari no. 822, dari Anas bin Malik

فَوَقَعَتْ يَدِي عَلَى بَطْنِ قَدَمَيْهِ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ وَهُمَا مَنْصُوبَتَانِ

Tanganku menyentuh bagian dalam kedua telapak kaki beliau saat beliau (sujud) di masjid, dan keduanya ditegakkan.

HR. Muslim no. 486, dari Aisyah

Makna dan hikmahnya

  • Sujud adalah keadaan paling dekat antara hamba dan Allah, waktu terbaik untuk memperbanyak doa.
  • Merendahkan kepala sampai ke lantai adalah puncak syukur. Kokohkan dulu sujudmu sampai tenang, baru berdoa.

Ada beda pendapatTentang kedua telapak kaki saat sujud ada dua pendapat. Pertama, dirapatkan, berdasarkan riwayat Aisyah di atas; dalam riwayat Ibnu Khuzaimah (no. 654) disebutkan beliau merapatkan kedua tumitnya. Kedua, direnggangkan sekitar sejengkal menurut mazhab Syafi'i, dianalogikan dengan merenggangkan paha (HR. Abu Dawud no. 735, sanadnya dinilai lemah). Yang diperintahkan dalam hadis tujuh anggota sujud adalah ujung jari kedua kaki menempel di lantai (HR. al-Bukhari no. 812). Keduanya bisa dipilih di peragaan 3D.

Kajian lengkapnya

[Kajian Musawarah] Fiqh Sholat: Cara, Makna & Hikmah SujudTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 7

Duduk di antara dua sujud

Duduk sebentar di atas kaki kiri, lalu sujud sekali lagi.

Bacaan

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي

Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii

Wahai Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, cukupkanlah aku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku

Teks Arab: Susunan delapan permohonan, dirangkai dari riwayat Ibnu Abbas: HR. at-Tirmidzi no. 284, Abu Dawud no. 850, dan Ibnu Majah no. 898

Pilihan bacaan lain (2)

Semuanya dari Rasulullah ﷺ. Pakai yang paling mudah buatmu.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْزُقْنِي وَارْفَعْنِي

Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warzuqnii warfa'nii

Wahai Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku rezeki, dan angkatlah derajatku

Teks Arab: HR. Ibnu Majah no. 898

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَعَافِنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي

Allaahummaghfir lii warhamnii wa 'aafinii wahdinii warzuqnii

Ya Allah, ampunilah aku, sayangilah aku, sehatkanlah aku, berilah aku petunjuk, dan berilah aku rezeki

Teks Arab: HR. Abu Dawud no. 850

Dalil gerakan dan posisinya

وَيَثْنِي رِجْلَهُ الْيُسْرَى فَيَقْعُدُ عَلَيْهَا

(Bangkit dari sujud) beliau melipat kaki kiri lalu duduk di atasnya.

HR. Abu Dawud no. 963, dari Abu Humaid as-Sa'idi

وَكَانَ يَفْرِشُ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَيَنْصِبُ رِجْلَهُ الْيُمْنَى

Beliau membentangkan kaki kiri (lalu duduk di atasnya) dan menegakkan kaki kanan.

HR. Muslim no. 498, dari Aisyah

Makna dan hikmahnya

  • Bangkit dari sujud, kita memohon paket lengkap kebaikan hidup: ampunan, kasih sayang, dijaga dari hal yang memalukan, diangkat derajat, rezeki, petunjuk, kesehatan, dan maaf.
  • Rahmat (warhamnii) bermakna jalan keluar dari berbagai persoalan hidup. Allah memberi ketenangan dulu sebelum memberi solusi.

Kajian lengkapnya

[Kajian Musawarah] Fiqh Sholat | Duduk Diantara Dua SujudTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Langkah 8

Tasyahud

Duduk di rakaat kedua dan terakhir, baca tasyahud, telunjuk kanan diangkat.

Bacaan

التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ، وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

At-tahiyyaatu lillaahi wash shalawaatu wath thayyibaat. As-salaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. As-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhuu wa rasuuluh

Segala penghormatan, pengagungan, dan kebaikan hanya milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 831 (riwayat Ibnu Mas'ud)

Pilihan bacaan lain (1)

Semuanya dari Rasulullah ﷺ. Pakai yang paling mudah buatmu.

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

At-tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. As-salaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. As-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah

Segala penghormatan, keberkahan, salawat, dan kebaikan milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi Muhammad adalah utusan Allah.

Teks Arab: HR. Muslim no. 403 (riwayat Ibnu Abbas)

Lalu, di tasyahud akhir: shalawat

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allaahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahiima wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidun majiid. Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa Ibraahiima wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidun majiid

Ya Allah, limpahkan salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahkan salawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sungguh Engkau Maha Terpuji, Maha Mulia. Ya Allah, limpahkan berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahkan berkah kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sungguh Engkau Maha Terpuji, Maha Mulia.

Teks Arab: HR. al-Bukhari no. 3370

Sebelum salam: berlindung dari empat perkara

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabi jahannam, wa min 'adzaabil qabri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaat, wa min syarri fitnatil masiihid dajjaal

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Al-Masih Dajjal

Teks Arab: HR. Muslim no. 588 (Rasulullah ﷺ menyuruh membacanya setelah tasyahud)

Dalil gerakan dan posisinya

فَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ جَلَسَ عَلَى رِجْلِهِ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الْيُمْنَى

Duduk setelah dua rakaat (tasyahud awal): duduk di atas kaki kiri, kaki kanan ditegakkan.

HR. al-Bukhari no. 828, dari Abu Humaid as-Sa'idi

وَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَةِ الآخِرَةِ قَدَّمَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الأُخْرَى وَقَعَدَ عَلَى مَقْعَدَتِهِ

Duduk di rakaat terakhir (tasyahud akhir): kaki kiri dimajukan, kaki kanan ditegakkan, duduk di atas pantat.

HR. al-Bukhari no. 828, dari Abu Humaid as-Sa'idi

أَخَّرَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَقَعَدَ مُتَوَرِّكًا عَلَى شِقِّهِ الأَيْسَرِ

Pada sujud yang diakhiri salam, beliau mengeluarkan kaki kiri dan duduk tawarruk di atas sisi kirinya.

HR. Abu Dawud no. 963, dari Abu Humaid as-Sa'idi

جَعَلَ قَدَمَهُ الْيُسْرَى بَيْنَ فَخِذِهِ وَسَاقِهِ وَفَرَشَ قَدَمَهُ الْيُمْنَى

Versi lain tawarruk: telapak kaki kiri di antara paha dan betis kanan, telapak kaki kanan direbahkan.

HR. Muslim no. 579, dari Abdullah bin az-Zubair

وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُمْنَى وَعَقَدَ ثَلاَثَةً وَخَمْسِينَ وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ

Tangan kanan di atas lutut kanan, menggenggam seperti bilangan lima puluh tiga, berisyarat dengan telunjuk.

HR. Muslim no. 580, dari Ibnu Umar

Makna dan hikmahnya

  • Telunjuk yang diangkat adalah penegasan bahwa tiada Tuhan selain Allah.
  • Pengingat: tangan yang setiap hari dipakai bertahiyat semestinya tidak dipakai untuk bermaksiat, termasuk untuk menulis status yang menyakiti orang lain.

Ada beda pendapatBacaan tasyahud dari Rasulullah ﷺ ada lima riwayat yang mirip; pilih salah satu. Pada salat dua rakaat seperti Subuh, sebagian ulama duduk tawarruk di tasyahud akhir (mazhab Syafi'i), sebagian lagi duduk iftirasy karena hanya ada satu tasyahud (mazhab Hanbali). Soal telunjuk, ada tiga pendapat imam tentang kapan diangkat: sejak awal tasyahud sampai salam (Imam Malik), saat syahadat lalu diturunkan (Imam Abu Hanifah), atau saat syahadat sampai akhir (Imam Ahmad). Ulama juga berbeda soal digerak-gerakkan atau tidak. Mengangkat tanpa menggerakkan maupun sambil menggerakkan sama-sama sah. Ulama hadis menilai yang tanpa digerakkan lebih kuat, tapi jangan sampai saling mencela.

Langkah 9

Salam

Menoleh ke kanan lalu ke kiri sambil mengucapkan salam.

Bacaan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ

As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah

Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah atas kalian

Teks Arab: HR. Abu Dawud no. 996

Makna dan hikmahnya

  • Salat ditutup dengan salam: membawa kedamaian ke kanan dan kiri, lalu ke kehidupan sehari-hari. Orang yang salatnya berhasil tetap ingat Allah setelah salat, tenang saat berjalan, dan membalas celaan dengan kata-kata yang menenangkan.

Salat dan kesehatan badan serta jiwa

Salat adalah ibadah, bukan resep kesehatan. Tapi salat yang dijalani dengan benar membawa dampak baik bagi badan dan jiwa. Ini beberapa poinnya:

Kajian lengkapnya

Poin-poin ini dirangkum dari video kajian di atas. Makna dan hikmah tiap gerakan dirangkum dari kajian fiqih salat.

Tips buat yang baru mulai

Kajian lengkapnya

[Serial Fiqh Eps 2] Tata Cara SholatTonton di YouTube

Video ini tayang di kanal YouTube aslinya. Nonton dan subscribe di sana ikut mendukung dakwahnya. Kunjungi kanalnya

Cara tiap gerakan disusun dari hadis yang disebut di tiap langkah, dan teks Arabnya disalin dari kitab hadis itu. Video kajian lengkapnya ditautkan di tiap gerakan.

Bermanfaat? Bagikan, yuk

Kirim ke teman atau keluarga yang sedang belajar. Gratis, dan bisa dibuka tanpa akun.

Bagikan ke WhatsApp

Cari kajian di dekatmu